kontak asmarine

Cara Menggunakan Turnbuckle

 

Dalam dunia konstruksi, maritim, dan arsitektur, menjaga ketegangan tali atau kabel adalah hal yang krusial. Pernahkah Anda melihat kabel jembatan yang kokoh, tiang antena yang tegak lurus, atau pagar kawat yang sangat kencang? Rahasia di balik ketegangan yang sempurna itu adalah sebuah alat kecil namun perkasa yang disebut Turnbuckle (atau sering disebut jarum keras/spandrup).

Turnbuckle adalah perangkat mekanis yang digunakan untuk mengatur ketegangan pada tali baja (wire rope), rantai, atau batang besi. Alat ini bekerja dengan prinsip mekanika sederhana namun sangat efektif. Meskipun tampak mudah digunakan, kesalahan kecil dalam pemasangan dapat menyebabkan kegagalan struktur yang fatal.

Artikel kali ini kami akan membahas secara tuntas cara menggunakan turnbuckle, mulai dari mengenal bagian-bagiannya hingga tips perawatan agar alat tetap awet.

 

1. Mengenal Turnbuckle

Sebelum mempelajari cara penggunaannya, Anda harus memahami tiga komponen utama yang membentuk sebuah turnbuckle:

  1. Body (Badan): Bagian tengah yang berongga. Badan inilah yang diputar untuk menambah atau mengurangi ketegangan.
  2. Ujung Penyambung: Terdapat dua buah baut panjang yang masuk ke dalam badan. Ujung ini bisa berbentuk Eye (lubang), Hook (pengait), atau Jaw (garpu dengan pin).
  3. Ulir: Rahasia turnbuckle terletak pada ulirnya. Satu baut memiliki ulir kanan (right-hand thread) dan baut lainnya memiliki ulir kiri (left-hand thread).

 

2. Persiapan Sebelum Pemasangan

Keamanan adalah prioritas utama. Sebelum memasang turnbuckle, lakukan langkah-langkah berikut:

  • Pilih kapasitas yang tepat, Setiap turnbuckle memiliki batas beban kerja (Working Load Limit - WLL). Pastikan WLL alat tersebut lebih besar dari beban tarikan yang direncanakan.
  • Periksa kondisi fisik, Pastikan ulir tidak aus, badan tidak bengkok, dan tidak ada retakan pada bagian ujung.
  • Bersihkan ulir, Pastikan ulir bebas dari pasir, semen, atau karat. Jika perlu, berikan sedikit pelumas (grease) agar proses pemutaran lebih halus.
  • Tentukan jenis ujung, Gunakan Hook untuk sambungan sementara yang mudah dilepas, dan gunakan Eye atau Jaw untuk sambungan permanen yang lebih aman.

 

 

3. Langkah-Langkah Menggunakan Turnbuckle

Berikut adalah prosedur standar untuk memasang dan mengencangkan turnbuckle:

Langkah 1: Memanjangkan Turnbuckle

Putar badan turnbuckle hingga kedua baut ujung tertarik keluar secara maksimal. Namun, jangan sampai baut tersebut lepas sepenuhnya dari badan. Pastikan minimal masih ada sisa ulir yang tertanam di dalam badan untuk keamanan.

Langkah 2: Menghubungkan ke Titik Tambat

Sambungkan ujung turnbuckle ke titik tambat (anchor point) di satu sisi, dan ke tali atau kawat seling di sisi lainnya.

  • Jika menggunakan ujung Jaw, lepaskan pinnya, masukkan ke lubang shackle atau mata seling, lalu pasang kembali pin dan kuncinya.
  • Jika menggunakan ujung Hook, pastikan pengait duduk dengan sempurna agar tidak lepas saat ditarik.

Langkah 3: Mengencangkan (Applying Tension)

Pegang kedua baut ujung agar tidak ikut berputar, lalu mulailah memutar bagian badan (body) turnbuckle.

  • Putar badan ke arah yang membuat kedua baut ujung tertarik masuk ke dalam badan secara bersamaan.
  • Anda bisa menggunakan obeng, kunci inggris, atau batang besi yang dimasukkan ke celah badan turnbuckle untuk mendapatkan daya ungkit (leverage) yang lebih besar.

Langkah 4: Menyesuaikan Ketegangan

Teruskan memutar hingga kabel atau tali mencapai tingkat ketegangan yang diinginkan. Jangan terlalu kencang karena dapat merusak ulir atau memutuskan kabel.

Langkah 5: Mengunci Posisi

Setelah ketegangan tercapai, sangat disarankan untuk memasang mur pengunci (jam nut) di pangkal ulir atau menggunakan kawat pengunci (safety wire) yang melilit badan dan ujung turnbuckle. Ini bertujuan agar getaran atau angin tidak memutar badan turnbuckle secara tidak sengaja, yang bisa menyebabkan ketegangan kendur kembali.

 

4. Macam-Macam Kombinasi Ujung Turnbuckle

Pemilihan kombinasi ujung sangat bergantung pada aplikasi Anda:

  • Eye & Eye: Sangat aman, tidak mudah lepas secara tidak sengaja & umumnya diaplikasikan pada pagar kawat, kabel jembatan dan tiang antenna.
  • Hook & Eye: Fleksibel di satu sisi dan permanen di sisi lain & umumnya diaplikasikan pada tenda besar, penutup terpal pada truk.
  • Hook & Hook: Sangat mudah dibongkar pasang & umumnya diaplikasikan pada pengikat muatan sementara.
  • Jaw & Jaw: Paling kuat untuk beban berat, menggunakan system pin & umumnya diaplikasikan pada industri maritim dan rigging alat berat.

 

 

5. Tips Keamanan dan Perawatan

Agar turnbuckle berfungsi dengan maksimal dan bertahan bertahun-tahun, perhatikan hal berikut:

  1. Hindari Tarikan Menyamping: Turnbuckle hanya dirancang untuk beban tarik lurus (inline loading). Jangan memberikan beban dari arah samping karena akan membengkokkan baut ulir.
  2. Gunakan Material yang Tepat: Untuk penggunaan di dekat pantai atau area yang sangat lembap, gunakan turnbuckle berbahan Stainless Steel 316. Untuk konstruksi darat biasa, bahan Galvanis sudah cukup memadai.
  3. Inspeksi Berkala: Periksa ketegangan secara berkala, terutama setelah terjadi badai atau angin kencang. Pastikan tidak ada ulir yang melonggar.
  4. Pelumasan Rutin: Pada penggunaan luar ruangan yang permanen, berikan pelumas pada bagian ulir setahun sekali untuk mencegah karat yang dapat menyebabkan baut "macet" (seizing).

 

6. Mengapa Turnbuckle Bisa Gagal?

Kegagalan turnbuckle biasanya disebabkan oleh beberapa faktor:

  • Beban yang ditarik melebihi batas WLL alat.
  • Tekanan yang berulang-ulang dari angin atau getaran yang melemahkan material.
  • Bagian ulir di dalam badan berkarat sehingga menipiskan kekuatan cengkeraman ulir.
  • Menggunakan baut stainless pada badan galvanis (atau sebaliknya) dalam lingkungan basah, yang memicu reaksi kimia perusak logam.

 

Turnbuckle adalah alat yang sangat efektif untuk menciptakan sistem kabel yang tegang dan aman. Kunci dari cara menggunakan turnbuckle adalah pada pemilihan jenis ujung yang tepat, pemutaran badan secara merata, dan penguncian posisi setelah tegangan tercapai. Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat memastikan struktur atau kabel Anda tetap kokoh dan stabil.

Ingatlah prinsip dasar: Utamakan keamanan, gunakan material berkualitas, dan jangan pernah melebihi batas beban kerja.

Kami PT. Anugrah Sukses Marine sebagai distributor peralatan Rigging di Indonesia yang tersertifikasi dan terpercaya menyediakan produk-produk asli, berkualitas dan bersertifikat. Jangan ragu untuk membeli produk-produk Rigging di PT. Anugrah Sukses Marine, untuk informasi lengkap mengenai produk peralatan Rigging khususnya Turnbuckle silahkan menghubungi tim marketing kami, tim kami siap melayani setiap pertanyaan yang Anda tanyakan.

 

Silahkan beritahu kami apa yang dapat kami bantu ?

Marketing Anugrah Sukses Marine
Admin Sales Account 1
6285777304523
Marketing Anugrah Sukses Marine
Admin Sales Account 2
6281932061302
PT. Anugrah Sukses Marine
WhatsApp