kontak asmarine

Masterlink Untuk Rantai: Komponen Vital dalam Sistem Angkat Beban Berat

 

Dalam setiap operasi pengangkatan beban berat (lifting operation), keamanan seluruh sistem hanya sekuat komponen terlemahnya. Sering kali, perhatian utama tertuju pada mesin crane atau rantai baja itu sendiri. Namun, ada satu komponen krusial yang menjadi titik kumpul beban dan penghubung utama antara alat angkat dengan beban, yaitu Masterlink.

Bagi para praktisi rigging, memahami pemilihan dan penggunaan Masterlink untuk rantai bukan sekadar masalah teknis, melainkan masalah kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja (K3). Artikel ini akan membahas secara tuntas mengenai fungsi, jenis, kriteria pemilihan, hingga aspek keamanan dari Masterlink khusus rantai.

 

1. Apa Itu Masterlink?

Masterlink adalah komponen berbentuk cincin baja (biasanya berbentuk oval atau pear) yang berfungsi sebagai titik koneksi utama pada sebuah sling. Jika Anda menggunakan chain sling (seling rantai) dengan dua kaki, tiga kaki, atau empat kaki, semua ujung rantai tersebut akan bermuara pada satu Masterlink yang kemudian dikaitkan ke hook (pengait) crane.

Tanpa Masterlink, akan sangat sulit dan berbahaya untuk mengaitkan beberapa kaki rantai secara langsung ke pengait crane. Masterlink memberikan ruang yang cukup bagi pengait untuk masuk dan memastikan distribusi beban terbagi secara merata ke seluruh kaki rantai.

 

2. Material dan Konstruksi: Standar Baja Grade 80 dan 100

Masterlink untuk rantai tidak boleh dibuat dari baja sembarangan. Karena memikul seluruh total beban angkat, komponen ini diproduksi menggunakan baja paduan (alloy steel) berkekuatan tinggi.

  • Grade 80 (G80): Merupakan standar industri yang paling umum. Memiliki ketahanan yang baik terhadap suhu dan beban.
  • Grade 100 (G100): Versi yang lebih kuat, menawarkan kapasitas beban sekitar 25% lebih tinggi dibandingkan G80 untuk ukuran dimensi yang sama. Cocok untuk proyek yang membutuhkan efisiensi berat alat namun tetap dengan kapasitas angkat maksimal.

Proses pembuatannya melibatkan teknik drop forging (penempaan) dan perlakuan panas (heat treatment) untuk memastikan logam tidak getas saat menghadapi beban kejut (shock load).

 

 

3. Jenis-Jenis Masterlink yang Perlu Anda Ketahui

Terdapat dua kategori utama Masterlink yang digunakan berdasarkan jumlah kaki rantai yang akan dipasang:

A. Single Masterlink (Oblong Masterlink)

Berbentuk oval sederhana. Biasanya digunakan untuk sling satu kaki (single leg) atau dua kaki (double leg). Keunggulannya adalah bentuknya yang ramping memudahkan pengait crane untuk masuk dengan pas.

B. Masterlink Assembly (Masterlink Sub-Assembly)

Terdiri dari satu Masterlink utama yang besar dan dua buah sub-link (cincin tambahan) yang lebih kecil di bagian bawahnya.

  • Kegunaan: Wajib digunakan untuk sling tiga kaki (triple leg) atau empat kaki (quad leg).
  • Alasan Teknis: Dengan adanya sub-link, rantai tidak akan saling tumpang tindih (crowding). Hal ini sangat penting untuk menjaga integritas struktur mata rantai dan memastikan sudut angkat tetap stabil.

 

4. Cara Menyambungkan Masterlink ke Rantai

Banyak teknisi pemula melakukan kesalahan dengan mencoba memasukkan rantai langsung ke dalam Masterlink. Secara teknis, ini mustahil dilakukan tanpa alat penyambung khusus kecuali Masterlink tersebut memiliki tipe clevis.

Penyambungan standar biasanya menggunakan Connecting Link atau Hammerlock.

  1. Ujung rantai dimasukkan ke salah satu sisi Hammerlock.
  2. Sisi lain Hammerlock dikaitkan ke Masterlink.
  3. Pin pengunci dimasukkan ke tengah Hammerlock dan dipukul hingga terkunci permanen.

 

5. Kriteria Pemilihan Masterlink yang Tepat

Jangan hanya melihat diameter besi Masterlink. Ada beberapa parameter kritis yang harus Anda periksa:

1. Working Load Limit (WLL)

Pastikan WLL Masterlink lebih besar atau sama dengan total kapasitas angkat sling. Ingat, Masterlink memikul 100% beban, sedangkan setiap kaki rantai hanya memikul sebagian beban berdasarkan sudut angkatnya.

2. Ukuran Hook Crane

Sering terjadi Masterlink yang dipilih terlalu kecil sehingga tidak bisa masuk ke pengait crane yang besar. Periksa dimensi internal (inside width dan inside length) dari Masterlink sebelum membeli.

3. Sertifikasi dan Marking

Produk berkualitas harus memiliki marking yang jelas di bodinya, meliputi:

  • Merek atau logo pabrikan.
  • Ukuran diameter.
  • Grade (misal: G80).
  • Nomor Seri.

 

 

6. Aspek Keamanan dan Inspeksi Rutin

Sebuah Masterlink yang tampak kuat bisa saja memiliki cacat mikroskopis. Lakukan pemeriksaan berkala terhadap hal-hal berikut:

  • Deformasi (Perubahan Bentuk): Jika Masterlink terlihat mulai memanjang atau bengkok melampaui bentuk oval aslinya (lebih dari 10%), segera musnahkan. Ini tanda bahwa komponen pernah mengalami overload.
  • Retak Rambut (Cracks): Gunakan metode dye penetrant atau pemeriksaan visual teliti. Retakan sekecil apa pun pada permukaan adalah tanda kegagalan fatal yang mengintai.
  • Keausan (Wear): Jika terjadi pengikisan pada titik temu dengan pengait crane melebihi 10% dari diameter asal, kapasitas angkatnya sudah tidak lagi sesuai dengan sertifikat.
  • Efek Panas: Perubahan warna logam menjadi kebiruan menandakan komponen pernah terpapar panas ekstrem yang merusak struktur molekul baja paduannya.

 

7. Kesalahan Umum dalam Penggunaan Masterlink

  • Memaksakan terlalu banyak kaki rantai ke dalam satu single Masterlink tanpa cincin tambahan (sub-link). Ini menyebabkan tekanan menyamping yang bisa mematahkan link.
  • Membebani Masterlink pada sisi lebarnya, bukan pada sisi panjangnya. Masterlink didesain untuk menerima tarikan searah dengan bentuk lonjongnya.
  • Menggunakan shackle untuk menggantikan fungsi Masterlink pada pengangkatan permanen sangat tidak disarankan karena pin shackle bisa terlepas akibat getaran.

 

Masterlink untuk rantai adalah komponen kritis yang menjembatani kekuatan alat angkat dengan beban yang dipindahkan. Pemilihan jenis yang tepat baik itu single maupun sub-assembly serta kepatuhan terhadap standar Grade 80 atau 100, akan memastikan operasional rigging Anda berjalan lancar dan aman.

Investasi pada Masterlink berkualitas dari merek terpercaya (seperti Crosby, PWB, atau Toplink) adalah langkah pencegahan terbaik terhadap risiko kecelakaan kerja yang mahal harganya. Selalu pastikan setiap unit yang Anda gunakan disertai dengan Mill Test Certificate yang valid.

Apakah Anda saat ini sedang merancang sistem chain sling khusus untuk proyek konstruksi dan membutuhkan perhitungan kapasitas beban berdasarkan sudut angkat tertentu?

 

Silahkan beritahu kami apa yang dapat kami bantu ?

Marketing Anugrah Sukses Marine
Admin Sales Account 1
6285777304523
Marketing Anugrah Sukses Marine
Admin Sales Account 2
6281932061302
PT. Anugrah Sukses Marine
WhatsApp