Perbedaan Kenter Shackle dan Joining Shackle
Dalam operasional kapal besar, rantai jangkar tidak dibuat dalam satu potongan utuh yang panjangnya ratusan meter. Sebaliknya, rantai tersebut terdiri dari beberapa segmen yang disebut dengan length atau shackle (biasanya sepanjang 27,5 meter atau 15 fathoms). Untuk menyambungkan segmen-segmen ini menjadi satu kesatuan yang kokoh, dibutuhkan alat penyambung khusus.
Dua jenis penyambung yang paling sering diperdebatkan dan digunakan adalah Kenter Shackle dan Joining Shackle (sering disebut juga D-Type Joining Shackle). Meskipun keduanya memiliki fungsi dasar yang sama yaitu menyambung keduanya memiliki karakteristik desain, mekanisme penguncian, dan penggunaan yang sangat berbeda. Memahami perbedaan keduanya sangat krusial bagi kru kapal dan bagian pengadaan (procurement) untuk memastikan kelancaran operasional mesin jangkar (windlass).
1. Mengenal Kenter Shackle
Kenter Shackle adalah jenis penyambung rantai yang paling modern dan populer di kapal-kapal dagang saat ini. Desainnya sangat unik karena setelah dirakit, bentuk dan ukurannya hampir identik dengan mata rantai jangkar standar (stud link chain).
Mekanisme dan Konstruksi:
Kenter Shackle terdiri dari tiga bagian utama: dua bagian berbentuk setengah mata rantai yang saling mengunci (interlocking) dan sebuah bagian tengah yang disebut stud. Ketiganya disatukan dan diamankan dengan sebuah pin pengunci berbentuk kerucut (taper pin) serta segel timah (lead plug).
Keunggulan Utama:
- Kompatibilitas Mesin Jangkar: Karena bentuknya yang menyerupai mata rantai biasa, Kenter Shackle dapat melewati roda gigi mesin jangkar (wildcat/gypsy) dengan sangat mulus tanpa menimbulkan guncangan atau risiko tersangkut.
- Kekuatan Sejajar: Desainnya memungkinkan distribusi beban tarik yang merata, sejajar dengan kekuatan rantai jangkar itu sendiri.
2. Mengenal Joining Shackle (D-Type)
Joining Shackle atau D-Type Joining Shackle memiliki bentuk menyerupai huruf "D". Ini adalah jenis penyambung konvensional yang sudah digunakan sejak lama sebelum Kenter Shackle menjadi standar.
Mekanisme dan Konstruksi:
Sesuai namanya, alat ini terdiri dari badan berbentuk busur "D" dan sebuah baut (pin) yang melintang. Baut ini biasanya diamankan dengan mur atau pin pengunci tambahan. Berbeda dengan Kenter, ukuran Joining Shackle biasanya sedikit lebih besar dan lebih lebar dibandingkan mata rantai yang disambungkannya.
Keunggulan Utama:
- Kemudahan Bongkar Pasang: Mekanismenya lebih sederhana dibandingkan Kenter, sehingga lebih mudah dibuka setelah penggunaan jangka panjang di bawah air.
- Versatilitas: Selain menyambung antar segmen rantai, tipe ini sering digunakan untuk menyambungkan rantai langsung ke jangkar (anchor-to-chain connection) atau ke swivel (kili-kili).
Baca Juga:
Mengenal Jenis Rantai Jangkar Kapal
3. Perbedaan dalam Pengoperasian Mesin Jangkar
Perbedaan yang paling dirasakan oleh awak kapal (terutama mualim dan bosun) adalah saat proses heaving (mengangkat) atau let-go (menurunkan) jangkar.
- Penggunaan Kenter: Saat Kenter Shackle melewati roda wildcat, ia akan masuk ke dalam lekukan roda dengan sempurna. Hal ini meminimalisir getaran pada mesin windlass dan mencegah kerusakan pada gigi-gigi roda.
- Penggunaan Joining Shackle: Karena ukurannya yang lebih lebar, Joining Shackle sering kali tidak duduk dengan sempurna di roda wildcat. Hal ini menyebabkan bunyi dentuman keras saat melewati mesin dan dalam jangka panjang dapat menyebabkan keausan tidak merata pada mesin jangkar.
4. Standar Keamanan dan Sertifikasi
Kedua jenis segel ini wajib memenuhi standar klasifikasi internasional.
- Grade Material: Keduanya harus memiliki Grade yang sama dengan rantai jangkar (umumnya Grade U2 atau U3). Jangan pernah menggunakan Kenter Shackle Grade 2 untuk rantai Grade 3.
- Uji Beban: Setiap unit harus disertai sertifikat uji beban (Proof Load Test) untuk memastikan ia mampu menahan beban tarik sesuai spesifikasi kapal.
- Tanda Identitas: Produk asli harus memiliki tanda kapasitas (WLL), kode produksi (PIC), dan logo badan klasifikasi yang dicetak timbul pada badannya.
5. Masalah Umum dan Cara Perawatan
Meskipun tangguh, kedua alat ini bekerja di lingkungan paling korosif di bumi: air laut.
- Masalah pada Kenter Shackle: Masalah yang paling sering terjadi adalah "macet" akibat karat yang menumpuk di sela-sela penguncian. Jika taper pin berkarat di dalam, akan sangat sulit untuk membuka segel ini tanpa bantuan pemanas (torching).
- Masalah pada Joining Shackle: Pin pengunci bisa bengkok atau aus jika sering menerima beban samping (side loading), yang sebenarnya bukan peruntukannya dalam sistem rantai jangkar.
Tips Perawatan:
- Setiap kali kapal naik dok (dry dock), seluruh sambungan rantai harus dibuka, dibersihkan dari karat, dan diberi pelumas baru (tallow atau grease khusus).
- Ganti segel timah pada Kenter Shackle secara berkala untuk memastikan pin pengunci tidak bergeser akibat getaran selama pelayaran.
Baca Juga:
Jenis Jangkar Kapal dan Kegunaannya
6. Kapan Harus Menggunakan Kenter dan Kapan Menggunakan Joining?
Secara praktis, inilah panduan pemilihannya:
- Gunakan Kenter Shackle untuk menyambung setiap 27,5 meter rantai jangkar di sepanjang length rantai. Ini memastikan rantai Anda bisa mengalir lancar di mesin jangkar.
- Gunakan Joining Shackle (D-Type) pada ujung rangkaian rantai, tepatnya saat menyambungkan rantai ke swivel atau ke shackle jangkar itu sendiri. Segel-D memberikan keamanan ekstra dan ruang gerak yang lebih luas untuk koneksi akhir.
Perbedaan antara Kenter Shackle dan Joining Shackle bukan sekadar soal bentuk, melainkan soal fungsi operasional. Kenter Shackle adalah solusi estetis dan teknis agar rantai mengalir seperti air di mesin jangkar. Sementara Joining Shackle adalah solusi mekanis yang kokoh untuk titik-titik sambungan kritis di ujung sistem.
Memilih jenis yang salah atau mencampuradukkan penggunaannya tanpa perhitungan dapat mempercepat kerusakan pada mesin windlass dan membahayakan kapal saat berlabuh di cuaca buruk. Pastikan stok cadangan di atas kapal mencakup kedua jenis ini dalam ukuran yang sesuai dengan diameter rantai jangkar Anda.
Baca Juga:
Aksesoris Rantai Jangkar


