kontak asmarine

Istilah-Istilah Kerusakan Pada Wire Rope

 

Memahami kondisi teknis kawat seling (wire rope) adalah kewajiban bagi setiap inspektur keselamatan, operator crane, dan rigger. Karena kawat seling merupakan komponen bergerak yang menanggung beban masif, ia akan mengalami keausan seiring waktu. Namun, tidak semua kerusakan terlihat sama.

Dalam standar internasional seperti ISO 4309, terdapat berbagai terminologi khusus untuk mendeskripsikan anomali pada kawat baja. Mengetahui istilah-istilah ini sangat krusial untuk menentukan apakah kawat masih layak pakai (serviceable) atau harus segera dipensiunkan (discard). Berikut adalah panduan lengkap mengenai istilah-istilah kerusakan pada wire rope.

 

1. Broken Wires (Kawat Putus)

Ini adalah jenis kerusakan yang paling umum ditemukan. Broken wires terjadi ketika satu atau lebih filamen kawat individu pada untaian (strand) terputus.

  • Fatigue Break: Putus akibat kelelahan logam karena kawat terus-menerus melewati katrol (sheave). Ujung kawat yang putus biasanya terlihat datar dan bersih.
  • Overload Break: Putus akibat beban berlebih. Ujung kawat biasanya terlihat meruncing seperti "cup and cone" (tertarik hingga putus).
  • Valley Break: Kawat yang putus di bagian celah antar strand. Ini adalah tanda kerusakan internal yang sangat berbahaya dan biasanya menjadi alasan kuat untuk segera membuang tali.

 

2. Abrasion (Abrasi/Pengikisan)

Abrasi adalah kondisi di mana permukaan luar kawat seling terkikis akibat gesekan fisik dengan benda keras, seperti alur katrol yang tidak selaras atau gesekan antar kawat.

  • Localized Abrasion: Pengikisan di satu titik tertentu saja.
  • Uniform Abrasion: Pengikisan yang merata di sepanjang kawat. Jika diameter kawat sudah menyusut lebih dari 7% hingga 10% dari diameter nominal aslinya akibat abrasi, kawat tersebut harus segera diganti karena kekuatan tariknya sudah jauh berkurang.

 

3. Corrosion (Korosi/Karat)

Korosi adalah musuh utama kawat seling, terutama di lingkungan maritim atau pertambangan yang lembap.

  • External Corrosion: Karat yang terlihat di permukaan luar. Biasanya ditandai dengan munculnya serbuk kemerahan atau permukaan kawat yang kasar/berlubang (pitting).
  • Internal Corrosion: Karat yang terjadi di bagian dalam strand atau pada inti (core). Ini jauh lebih berbahaya karena tidak terlihat secara kasat mata dan seringkali hanya bisa dideteksi dengan alat Magnetic Rope Testing (MRT).
  • Lack of Lubrication: Kondisi kawat yang kering dan kaku, yang menjadi pemicu utama korosi internal.

 

 

4. Kinking (Tekukan Tajam)

Kink adalah kerusakan permanen di mana kawat seling tertekuk secara paksa sehingga struktur pilinannya berubah atau hancur.

  • Open Kink: Tekukan yang menyebabkan pilinan strand merenggang.
  • Closed Kink: Tekukan yang menjepit strand hingga sangat rapat dan merusak inti. Sekali kawat seling mengalami kinking, struktur baja di titik tersebut sudah melemah secara permanen. Kawat seling yang sudah kink tidak boleh diluruskan kembali dan harus dipotong atau dibuang.

 

5. Birdcaging (Sangkar Burung)

Istilah ini digunakan untuk mendeskripsikan kondisi di mana untaian kawat luar (outer strands) merenggang dan membuka, sementara bagian inti tetap pada posisinya, sehingga menyerupai bentuk sangkar burung.

  • Penyebab: Biasanya terjadi akibat pelepasan beban secara mendadak (shock loading) atau karena kawat dipaksa melewati katrol yang terlalu kecil.
  • Risiko: Struktur kawat tidak lagi mampu mendistribusikan beban secara merata, sehingga risiko putus mendadak sangat tinggi.

 

6. Core Protrusion (Inti Menonjol)

Kondisi ini terjadi ketika inti kawat (core), baik itu fiber core maupun wire core, terdesak keluar dari celah antara strands.

  • Penyebab: Ketidakseimbangan tegangan atau puntiran yang berlebihan. Hal ini sering terjadi jika kawat seling tidak dipasang dengan benar atau jika kawat ditarik secara paksa saat melilit.
  • Risiko: Tanpa inti yang berada di posisinya, strands tidak memiliki penopang, sehingga kawat akan pipih dan kehilangan kekuatannya.

 

7. Diameter Reduction (Penyusutan Diameter)

Ini adalah istilah untuk mengecilnya diameter kawat secara keseluruhan. Meskipun bisa disebabkan oleh abrasi, penyusutan diameter yang drastis juga bisa menandakan kerusakan pada inti (core collapse).

Jika kawat seling terlihat lebih "langsing" dari biasanya tanpa adanya abrasi permukaan yang jelas, kemungkinan besar inti serat di dalamnya telah hancur atau inti baja di dalamnya telah mengalami korosi parah.

 

 

8. Heat Damage (Kerusakan Panas)

Kawat seling yang terpapar panas tinggi, baik dari api, cipratan las, atau arus listrik, akan mengalami perubahan struktur metalurgi.

  • Istilah: Sering disebut dengan Blueing jika baja berubah warna menjadi biru keunguan akibat panas.
  • Bahaya: Baja yang terkena panas tinggi akan kehilangan elastisitasnya dan menjadi getas. Kawat seling yang terkena percikan las (arc strike) di satu titik saja sudah dianggap tidak aman untuk pengangkatan.

 

9. Dog-Leg (Lengkungan Permanen)

Dog-leg adalah istilah untuk lengkungan permanen pada kawat seling yang menyerupai bentuk kaki anjing. Lengkungan ini tidak setajam kink, namun cukup untuk mengganggu jalannya kawat pada katrol. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh penanganan yang kasar saat proses instalasi atau penyimpanan yang salah.

 

10. High Stranding

Ini adalah kondisi di mana satu atau lebih strand berada lebih tinggi atau lebih menonjol dibandingkan strand lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa distribusi beban antar strand sudah tidak seimbang. Jika dibiarkan, strand yang menonjol akan menerima abrasi lebih cepat dan putus sebelum kawat lainnya.

 

Mengetahui istilah-istilah kerusakan pada wire rope adalah langkah pertama dalam mencegah kecelakaan kerja. Seorang rigger tidak boleh hanya mengatakan "talinya rusak", tetapi harus mampu mengidentifikasi apakah itu birdcaging, valley break, atau abrasion.

Setiap jenis kerusakan memberikan petunjuk mengenai apa yang salah dengan sistem pengangkatan Anda apakah itu beban yang terlalu berat, kurangnya pelumasan, atau katrol yang tidak sejajar. Lakukan inspeksi rutin secara visual dan pengukuran diameter secara berkala untuk memastikan kawat seling Anda selalu dalam kondisi prima.

 

Silahkan beritahu kami apa yang dapat kami bantu ?

Marketing Anugrah Sukses Marine
Admin Sales Account 1
6285777304523
Marketing Anugrah Sukses Marine
Admin Sales Account 2
6281932061302
PT. Anugrah Sukses Marine
WhatsApp