kontak asmarine

Fakta Yang Harus Kamu Ketahui Tentang Webbing Sling

 

Dalam industri pengangkatan (lifting) dan logistik, Webbing Sling telah menjadi primadona yang menggeser dominasi kawat seling dan rantai baja untuk berbagai aplikasi spesifik. Ringan, fleksibel, namun memiliki kekuatan tarik yang luar biasa, alat ini adalah solusi modern bagi tantangan pengangkatan beban yang rentan rusak.

Namun, di balik kepopulerannya, masih banyak kesalahpahaman teknis yang berpotensi membahayakan nyawa dan aset. Webbing sling bukan sekadar "tali kain" biasa. Ia adalah produk rekayasa tekstil yang memiliki aturan pakai, batas beban, dan standar keamanan yang sangat ketat. Artikel ini akan membedah fakta-fakta esensial yang harus Anda ketahui tentang webbing sling agar operasional kerja Anda tetap efektif dan aman.

 

1. Material Utama: Poliester vs Nilon

Banyak orang menganggap semua webbing sling terbuat dari bahan yang sama. Faktanya, sebagian besar webbing sling yang beredar di pasar global saat ini terbuat dari Poliester (PES), namun ada juga yang terbuat dari Nilon (Poliamida).

  • Poliester: Material ini paling umum digunakan karena memiliki tingkat peregangan (stretch) yang rendah (sekitar 3%). Ia sangat tahan terhadap asam, namun sensitif terhadap zat alkali kuat. Keunggulan utamanya adalah ia tetap kuat meskipun dalam kondisi basah.
  • Nilon: Memiliki elastisitas yang lebih tinggi (hingga 10%), yang sangat baik untuk menyerap sentakan (shock load). Namun, nilon kehilangan sekitar 10-15% kekuatannya saat basah dan rentan terhadap asam.

Memahami material sling Anda sangat penting jika Anda bekerja di lingkungan kimia seperti pabrik pengolahan atau kilang minyak.

 

2. Kode Warna Internasional: Identitas Kapasitas Beban

Salah satu fakta paling praktis tentang webbing sling adalah sistem kode warna. Anda tidak perlu menebak berapa kapasitas angkatnya, karena standar internasional (EN 1492-1) telah menetapkan warna tertentu untuk Working Load Limit (WLL) tertentu:

 

Warna Kapasitas Angkat (WLL)
Ungu 1 Ton
Hijau 2 Ton
Kuning 3 Ton
Abu-abu 4 Ton
Merah 5 Ton
Cokelat 6 Ton
Biru 8 Ton
Oranye 10 Ton ke atas

 

Catatan Penting: Selain warna, jumlah garis hitam (stitch lines) pada badan sling juga menunjukkan kapasitasnya. Satu garis hitam melambangkan 1 ton. Jadi, sling kuning harus memiliki 3 garis hitam.

 

3. Faktor Keamanan (Safety Factor)

Webbing sling dirancang dengan faktor keamanan yang sangat tinggi, biasanya 7:1. Artinya, jika sebuah webbing sling tertulis memiliki WLL 1 Ton, maka beban putus aktualnya (Breaking Load) berada di sekitar 7 Ton.

Mengapa rasionya begitu besar? Karena webbing sling terbuat dari serat kain yang lebih mudah mengalami degradasi akibat sinar matahari, gesekan, dan kotoran dibandingkan baja. Rasio 7:1 memberikan "ruang napas" agar sling tetap aman digunakan meskipun telah mengalami keausan minor selama masa pakainya.

 

 

4. Efek "Angle of Lift" (Sudut Angkat)

Fakta yang sering diabaikan adalah bahwa kapasitas angkat sling berubah drastis tergantung pada cara Anda mengaitkannya.

  • Vertical Hitch: Kapasitas 100% sesuai label.
  • Choker Hitch: Kapasitas turun menjadi sekitar 80%.
  • Basket Hitch (Sudut 90°): Kapasitas naik menjadi 200%.

Namun, jika Anda menggunakan Basket Hitch dengan sudut lebar, ketegangan pada sling akan meningkat secara eksponensial. Semakin lebar sudut angkat, semakin kecil beban nyata yang bisa diangkat oleh sling tersebut.

 

5. Musuh Terbesar: Sudut Tajam dan Abrasi

Webbing sling sangat lembut, sehingga sangat ideal untuk mengangkat benda bermesin halus atau dicat agar tidak lecet. Namun, kelembutan ini adalah kelemahannya. Webbing sling dapat terpotong seketika jika bersentuhan dengan sudut tajam beban tanpa pelindung (protector).

Fakta: Kerusakan akibat terpotong pada sudut tajam adalah penyebab kecelakaan nomor satu dalam penggunaan webbing sling. Penggunaan protection sleeve atau bantalan pelindung sangat wajib hukumnya untuk benda-benda seperti pelat baja, mesin dengan sudut siku, atau beton.

 

6. Degradasi Sinar UV dan Bahan Kimia

Webbing sling adalah produk polimer. Jika dibiarkan terpapar sinar matahari (sinar UV) dalam jangka waktu lama, serat poliester akan mengalami proses "rapuh" atau getas.

  • Tanda-tanda: Sling yang terkena radiasi UV berlebih biasanya akan mengalami perubahan warna menjadi kusam (pudar) dan terasa kaku saat ditekuk.
  • Penyimpanan: Fakta terbaik untuk menjaga keawetan webbing sling adalah menyimpannya di tempat yang gelap, kering, dan berventilasi baik, jauh dari paparan bahan kimia dan panas berlebih.

 

 

7. Kriteria "Discard" (Wajib Pensiun)

Anda harus mengetahui kapan saatnya membuang webbing sling. Berbeda dengan rantai yang mungkin bisa diperbaiki, webbing sling yang rusak harus segera dimusnahkan agar tidak digunakan kembali secara tidak sengaja. Kriteria wajib buang antara lain:

  1. Terdapat lubang, sobekan, atau sayatan pada bagian webbing.
  2. Jahitan pengikat terputus atau rusak parah.
  3. Terjadi pelelehan akibat panas atau percikan las.
  4. Label identitas hilang atau tidak terbaca lagi.
  5. Terpapar zat asam/alkali yang menyebabkan perubahan tekstur serat.

 

8. Jenis: Simplex vs Duplex

Dalam dunia webbing sling, Anda akan mengenal istilah Simplex dan Duplex.

  • Simplex: Terdiri dari satu lapis webbing. Biasanya lebih tipis dan digunakan untuk beban yang lebih ringan.
  • Duplex: Terdiri dari dua lapis webbing yang dijahit menjadi satu. Ini adalah tipe yang paling umum ditemukan karena memberikan kekuatan dua kali lipat dalam lebar yang sama.

 

9. Keunggulan Dibandingkan Kawat Seling

Mengapa memilih webbing sling?

  • Tidak Berkarat: Sangat ideal untuk lingkungan maritim.
  • Tidak Menghantarkan Listrik: Aman digunakan untuk pekerjaan kelistrikan (non-konduktif).
  • Ergonomis: Ringan sehingga mengurangi risiko cedera punggung pada operator rigger.
  • Melindungi Beban: Tidak meninggalkan bekas goresan atau penyok pada kargo yang permukaannya sensitif.

 

Dari semua penjelasan diatas maka kita bisa simpulkan bahwa Webbing sling adalah alat angkat yang luar biasa jika digunakan sesuai aturan. Fakta-fakta di atas mengingatkan kita bahwa keamanan tidak hanya bergantung pada kekuatan tali, tetapi juga pada pengetahuan operator mengenai material, kode warna, sudut angkat, dan cara penyimpanan.

Selalu lakukan inspeksi harian sebelum memulai pengangkatan. Jika Anda ragu dengan kondisi sling Anda lebih baik ganti baru saja, Keamanan nyawa jauh lebih berharga daripada harga selembar webbing sling baru.

Apakah saat ini anda sedang mencari atau membutuhkan webbing sling yang berkualitas..? Kami bisa membantu anda mendapatkan webbing sling yang berkualitas serta bersertifikat, silahkan hubungi tim marketing kami untuk mendapatkan informasi seputar produk webbing sling atau produk lainnya.

 

Silahkan beritahu kami apa yang dapat kami bantu ?

Marketing Anugrah Sukses Marine
Admin Sales Account 1
6285777304523
Marketing Anugrah Sukses Marine
Admin Sales Account 2
6281932061302
PT. Anugrah Sukses Marine
WhatsApp