kontak asmarine

Cara Melakukan Perawatan Wire Rope: Memperpanjang Usia Pakai dan Menjamin Keamanan Kerja

 

Dalam industri konstruksi, pertambangan, maritim, dan manufaktur, wire rope atau kawat seling adalah komponen vital yang memikul beban berat setiap harinya. Sebagai "otot" dari mesin-mesin angkat seperti crane, lift, dan winch, kondisi kawat seling menentukan batas antara kesuksesan operasional dan bencana kecelakaan kerja.

Banyak perusahaan sering kali menganggap kawat seling sebagai barang habis pakai yang cukup diganti saat rusak. Padahal, dengan memahami cara merawat wire rope secara benar, perusahaan dapat menghemat biaya pengadaan hingga puluhan juta rupiah dan, yang paling penting, menjamin nyawa para pekerja di lapangan. Kawat seling bukanlah batang baja statis; ia adalah mesin kompleks yang terdiri dari banyak kawat individu yang bergerak satu sama lain.

Berikut adalah panduan tuntas mengenai teknik perawatan wire rope standar internasional.

 

1. Penyimpanan yang Benar Sebelum Digunakan

Perawatan wire rope dimulai bahkan sebelum alat tersebut dipasang pada mesin. Kesalahan penyimpanan adalah penyebab utama korosi dini.

  • Jangan meletakkan gulungan (reel) kawat seling di atas tanah atau semen yang lembap. Gunakan palet kayu atau rak besi untuk sirkulasi udara.
  • Simpan di tempat yang kering, sejuk, dan memiliki atap. Paparan sinar matahari langsung secara terus-menerus dapat merusak pelumas internal kawat, sementara hujan memicu oksidasi.
  • Pastikan gulungan berdiri tegak atau diletakkan pada penyangga yang memungkinkan rotasi. Jangan menumpuk gulungan secara horizontal dalam waktu lama karena dapat merusak struktur lilitan bawah.

 

2. Teknik Membuka Gulungan yang Tepat

Salah satu kerusakan permanen yang sering terjadi adalah kinking (tekukan tajam) saat pertama kali membuka gulungan. Jika kawat seling sudah tertekuk akibat kesalahan penanganan awal, kekuatannya akan hilang secara permanen dan tidak bisa diperbaiki.

  • Metode Reeling: Letakkan gulungan pada poros atau as yang bisa berputar (seperti roda). Tarik ujung kawat secara perlahan sambil gulungan berputar.
  • Hindari Metode "Loop": Jangan menarik kawat keluar dari sisi gulungan yang diam. Hal ini akan menyebabkan lilitan yang terpilin (twist) dan memicu simpul mati atau kink.

 

 

3. Pelumasan Rutin (Lubrication)

Wire rope memiliki inti (core) yang berfungsi sebagai gudang pelumas. Namun, seiring penggunaan dan beban tarik, pelumas ini akan terperas keluar. Pelumasan ulang adalah kunci utama perawatan.

  • Jangan langsung mengoleskan oli pada kawat yang kotor. Gunakan sikat kawat atau udara bertekanan untuk membersihkan debu, pasir, dan sisa pelumas yang mengeras. Kotoran yang terperangkap di bawah pelumas baru justru akan menjadi amplas yang merusak kawat dari dalam.
  • Gunakan pelumas khusus wire rope yang memiliki daya penetrasi tinggi. Pelumas ini harus mampu masuk ke sela-sela untaian (strand) hingga mencapai inti kawat.
  • Bisa dilakukan dengan cara disemprot, dioles dengan kuas, atau menggunakan sistem automatic lubricator untuk kabel yang sangat panjang.

 

4. Inspeksi Visual Berkala (Monitoring)

Anda tidak bisa merawat apa yang tidak Anda periksa. Lakukan inspeksi rutin dengan memperhatikan beberapa poin kritis berikut:

A. Kawat Putus

Cek adanya kawat-kawat kecil yang mencuat. Jika jumlah kawat yang putus mencapai batas tertentu (misal: 6 kawat dalam satu lilitan/lay), maka kawat tersebut harus segera dipensiunkan sesuai standar ISO 4309.

B. Penipisan Diameter

Gunakan jangka sorong (caliper) untuk mengukur diameter kawat. Penurunan diameter adalah indikasi kuat adanya kerusakan inti atau pengikisan kawat bagian dalam.

C. Korosi

Karat adalah musuh utama. Jika terdapat perubahan warna menjadi kemerahan, itu tanda bahwa pelindung galvanis atau pelumas sudah habis. Korosi internal jauh lebih berbahaya karena tidak terlihat secara langsung.

 

5. Menjaga Kondisi Sheave (Katrol) dan Drum

Perawatan wire rope juga melibatkan pengecekan komponen yang bersentuhan langsung dengannya.

  • Pastikan alur katrol halus dan tidak tajam. Alur yang terlalu sempit akan menjepit kawat, sedangkan alur yang terlalu lebar akan membuat kawat menjadi gepeng (flattening).
  • Pastikan drum penggulung bersih dari serpihan logam. Lilitan pada drum harus rapi dan tidak saling tumpang tindih secara acak (cross-winding), karena tekanan antar kawat yang tumpang tindih dapat merusak struktur strand.

 

 

6. Penanganan Beban yang Bijak

Cara Anda mengoperasikan mesin sangat memengaruhi usia pakai kawat seling:

  • Jangan menyentak beban. Tarikan yang tiba-tiba dapat memberikan beban dinamis yang berkali-kali lipat dari kapasitas beban statis, menyebabkan kawat memanjang secara permanen atau putus.
  • Sudut angkat yang terlalu lebar pada sling kawat dapat menambah beban stres pada kawat seling melampaui batas amannya.

 

7. Tindakan Setelah Penggunaan di Lingkungan Ekstrem

Jika kawat seling digunakan di lingkungan maritim (terkena air laut) atau area pertambangan yang sangat berdebu:

  1. Bilas kawat setelah digunakan di laut dengan air tawar, lalu keringkan dan lumasi ulang.
  2. Debu tambang yang menempel pada pelumas akan membentuk pasta abrasif. Selalu bersihkan secara rutin setelah operasi selesai.

 

8. Pencatatan

Buatlah buku log (logbook) untuk setiap kawat seling. Catat tanggal pemasangan, jenis beban yang diangkat, hasil inspeksi mingguan, dan kapan pelumasan terakhir dilakukan. Pencatatan ini memudahkan Anda untuk melakukan maintenance mengganti kawat sebelum ia benar-benar rusak.

 

Itulah beberapa poin dalam merawat wire rope, semoga penjelasan dalam artikel kali ini dapat membantu Anda dalam melakukan perawatan wire rope atau kawat seling dengan baik dan benar sehingga wire rope yang Anda miliki bisa menjadi lebih awet untuk digunakan dalam aplikasi.

Merawat wire rope adalah kombinasi antara teknis pelumasan yang benar, penyimpanan yang higienis, dan ketajaman mata dalam inspeksi. Kawat seling yang dirawat dengan baik tidak hanya memberikan efisiensi finansial bagi perusahaan, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang aman (Zero Accident).

Ingatlah prinsip dasar dalam rigging: "Jika Anda ragu dengan kondisi kawat seling Anda, jangan gunakan." Keamanan tidak pernah memiliki ruang untuk spekulasi.

Kami PT. Anugrah Sukses Marine sebagai distributor alat angkat dan alat kapal di Indonesia yang tersertifikasi dan terpercaya menyediakan produk-produk asli, berkualitas dan bersertifikat. Jangan ragu untuk membeli produk-produk di PT. Anugrah Sukses Marine, untuk informasi lengkap mengenai produk kami khususnya Wire Rope / Tali Kawat / Tali Baja / Kawat Seling, silahkan menghubungi tim marketing kami, tim kami siap melayani setiap pertanyaan yang Anda tanyakan.

 

Silahkan beritahu kami apa yang dapat kami bantu ?

Marketing Anugrah Sukses Marine
Admin Sales Account 1
6285777304523
Marketing Anugrah Sukses Marine
Admin Sales Account 2
6281932061302
PT. Anugrah Sukses Marine
WhatsApp