Instagram PT. Anugrah Sukses Marine Facebook PT. Anugrah Sukses Marine Youtube PT. Anugrah Sukses Marine TikTok PT. Anugrah Sukses Marine
kontak2

CARA INSPEKSI SLING SEBELUM DIGUNAKAN

 

Cara Inspeksi Sling sebelum digunakan – Beberapa orang tidak menyadari bahwa pentingnya melakukan inspeksi sling sebelum akhirnya digunakan karena sling merupakan alat yang cukup vital untuk di industri-industri yang rentan terhadap kecelakaan kerja seperti alat berat, perkapalan, pertambangan, crane, dan industry-industri besar lainnya. Hal yang harus dilakukan sebelum menggunakan sling adalah melakukan cara inspeksi sling sebelum digunakan agar tetap aman dan meminimalisir kecelakaan kerja di lapangan.

3 jenis sling

Perlu diketahui, bahwa ada 3 jenis sling yang populer digunakan di lapangan, diantaranya adalah wire rope sling, chain sling, dan synthetic sling (webbing sling & round sling). Dari ketiga jenis sling tersebut memiliki karakteristik yang berbeda dan cara inspeksi slingnya juga berbeda. Pada artikel kali ini kami akan menjelaskan kepada teman-teman semua mengenai cara inspeksi sling sebelum digunakan pada 3 jenis sling yang sudah kami sebutkan tadi.

 

Cara Inspeksi Wire Rope Sling sebelum digunakan

inspeksi wire rope sling

Wire Rope Sling memiliki karakteristik dan spesifikasi yang jauh berbeda dibandingkan dari jenis sling lainnya. Pemilihan wire rope sling sendiri untuk kebutuhan angkat dipilih karena memiliki harga yang paling murah & paling mudah didapatkan dengan spesifikasi yang lengkap. Selain itu, wire rope sling juga memiliki ketahanan terhadap panas yang cukup baik yaitu 0 derajat hingga 100 derajat celcius. Namun siapa sangka bahwa wire rope sling memiliki kekurangan yang dapat diperhatikan agar tidak salah dalam penggunaan di lapangan.

Beberapa kekurangan yang dimiliki oleh wire rope sling diantaranya karena wire rope sling terbuat dari material logam baja, maka wire rope sling rentan terhadap karat / korosi. Kemudian, untuk wire rope sling sangat sulit untuk di inspeksi pada bagian dalamnya. Lalu, wire rope sling dapat membuat kotor barang yang diangkat mengingat wire rope sling memiliki lubrikasi yang berfungsi sebagai pelumas yang bersifat kotor, serta wire rope sling kurang fleksibel atau susah untuk dikendalikan.

Untuk cara menginspeksi wire rope sling sebelum digunakan, pentingnya mengetahui hal-hal berikut ini yang menjadi tanda-tanda wire rope sling harus segera diganti dan tidak layak untuk digunakan. Berikut penjelasannya :

  1. Karat / Korosi
  2. Bagian core / inti Wire Rope ada yang patah
  3. Diameter wire rope mengecil hingga lebih dari 10%
  4. Banyak wire / kawat pada bagian luar yang putus

-        Lebih dari 3 wire putus berdekatan pada satu strand

-        Maksimal 6 wire pada jarak 6x diameter

-        Maksimal 14 wire pada jarak 30x diameter

Wire rope sling dapat digunakan untuk aplikasi di lapangan jika kondisi aplikasi :

  1. Barang yang diangkat tidak takur kotor
  2. Aplikasi sekali angkat barang
  3. Sling mendapatkan gesekan dan potongan sedang
  4. Temperature tidak lebih dari 100 derajat celcius

Contoh Aplikasi pemakaian :

  1. Pelabuhan
  2. Pabrik / Manufaktur
  3. Pergudangan
  4. Bongkar Muat

 

Cara Inspeksi Chain Sling sebelum digunakan

inspeksi chain sling

Chain Sling atau Rantai yang dirangkai membentuk sling yang dapat digunakan untuk kebutuhan angkat barang merupakan jenis sling yang cukup banyak digunakan di berbagai macam aplikasi angkat barang. Chain sling memiliki kelebihan yang cukup banyak diantaranya paling tahan terhadap potong & gesek, paling tahan terhadap panas, lebih fleksibel jika dibandingkan dengan wire rope sling, serta lebih mudah diinspeksi mengingat tampilan dari bagian-bagian chain sling ini tidak terlalu rumit dan banyak.

Namun, Chain sling juga memiliki kekurangan yang dapat menjadi pertimbangan pengguna sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli dan menggunakan chain sling untuk kebutuhan di lapangan. beberapa kekurangan yang dimiliki chain sling yaitu dapat berkarat karena terbuat dari material besi, harga yang terbilang cukup mahal jika dibandingkan dengan wire rope sling, dan paling berat secara fisik karena chain sling memiliki kepadatan yang penuh diisi oleh besi atau baja.

Untuk melakukan inspeksi chain sling sebelum digunakan, perlu untuk memperhatikan beberapa hal-hal berikut ini agar kalian dapat mengetahui tanda-tanda chain sling harus diganti dan tidak layak digunakan di lapangan. Berikut penjelasannya :

  1. Retak & Sompel
  2. Twist & Bengkok
  3. Mata rantai memanjang lebih dari 5%
  4. Diameter berkurang lebih dari 10%

Wire rope sling dapat digunakan untuk aplikasi di lapangan jika kondisi aplikasi :

  1. Barang yang diangkat tidak mudah rusak
  2. Kondisi lapangan yang panas
  3. Sling banyak menerima gesekan dan potongan

Contoh Aplikasi pemakaian :

  1. Pabrik Besi
  2. Pabrik Peleburan Logam
  3. Pabrik Kimia

 

Cara Inspeksi Synthetic Sling (Webbing Sling & Round Sling)

inspeksi webbing sling

Webbing Sling dan Round Sling merupakan sling yang terbuat dari bahan sintetis yaitu polyester yang dapat digunakan untuk kebutuhan angkat barang. Webbing Sling dan Round Sling memiliki banyak kelebihan yaitu tidak membuat kotor barang, paling flexible, tidak berkarat, paling ringan, dan mudah untuk diinspeksi karena memiliki bentuk yang simple dan juga tidak terlalu banyak bagian yang membuat sulit untuk diinspeksi.

Namun, kekurangan dari webbing sling & round sling ini juga cukup menjadi perhatian karena banyak yang mempertimbangkan penggunaan webbing sling & round sling untuk penggunaan dilapangan, kekurangan dari sling dengan bahan sintetis adalah tidak tahan terhadap potongan dan gesekan, tidak tahan terhadap panas, kemudian untuk harga yang terbilang cukup mahal dibandingkan sling jenis lain, dan memiliki Panjang yang terbatas.

Untuk melakukan inspeksi synthetic sling sebelum digunakan, perlu memperhatikan beberapa hal-hal berikut yang menjadi tanda-tanda synthetic sling (webbing sling & round sling) harus segera diganti dan tidak layak digunakan di lapangan. Berikut penjelasannya :

  1. Robek, bolong, dan banyak goresan
  2. Jahitan sobek atau terlepas
  3. Meleleh, terbakar atau kerusakan lain karena panas
  4. Kerusakan karena bahan kimia

Wire rope sling dapat digunakan untuk aplikasi di lapangan jika kondisi aplikasi :

  1. Barang tidak boleh kotor dan rusak
  2. Sling tidak banyak menerima gesekan dan potongan
  3. Barang yang diangkat bukan bahan kimia berbahaya
  4. Temperature lapangan tidak lebih dari 80 derajat celcius

Contoh Aplikasi pemakaian :

  1. Pabrik Marmer
  2. Pabrik Perakitan Mobil / Alat Berat
  3. Pabrik Furnitur
  4. Pabrik Kaca
  5. Mengangkat Kapal, Mobil, dan lainnya.

 

Nah, itu dia tadi pembahasan mengenai Cara Inspeksi Sling sebelum digunakan dan tanda-tanda sling sudah harus segera diganti. Pentingnya mengetahui cara inspeksi sling yang baik dan benar untuk meminimalisir kecelakaan yang terjadi dilapangan serta menjamin keamanan saat penggunaan. Selain itu inspeksi sling juga bermanfaat untuk mengantisipasi biaya yang dikeluarkan akibat salah penggunaan dan kerusakan yang terjadi akibat pemakaian.

Konsultasikan kebutuhan sling anda kepada staf marketing kami di nomor (021) 691-9595 atau dapat chat ke whatsapp 0857-7730-4523. Kami memiliki staf marketing dan operasional yang berpengalaman dalam menangani alat kapal, alat angkat, dan peralatan industri lainnya selama puluhan tahun dan sudah dipercaya oleh ribuan perusahaan di berbagai industri di Indonesia.

 

whatsapp chat

 

02 Maret 2001


hubungi asmarines