kontak2

WIRE ROPE SELING

Beda Ukuran Wire Rope Sling, Beda Kapasitas angkatnya, begitu juga dengan jumlah kaki seling, atau beda sudut angkat, maka beda pula Kapasitas yang dihasilkan. Berikut adalah hal-hal yang mempengaruhi besar Kapasitas pada Seling :

1. Ukuran Seling
2. Jumlah Kaki
3. Sudut Angkat
4. Termination Efficiency Ratings (Pada Wire Rope)

Sebelum membahas Istilah dalam Seling, mari kita bahas apa itu Seling. Seling adalah Wire Rope, Rantai, atau Synthetic Fiber yang diberi Loop/Mata, atau ditambahkan Fitting/Aksesoris agar bisa dipakai.

Seling yang dikenal saat ini adalah :

1. Wire Rope Seling, yaitu Seling yang terbuat dari Wire Rope yang diterminasi
2. Chain Seling, Yaitu terbuat dari Chain atau Rantai yang ditambahkan Fitting
3. Synthetic Seling, Yaitu Seling yang terbuat dari serat Sintetis, terdiri dari Webbing Seling dan Round Seling.

Berikut Daftar Istilah yang sering ditemukan dalam Aplikasi Seling :

1. Breaking Load atau Ultimate Load Seling yaitu Beban Maksimum yang diaplikasikan pada sebuah Seling, dimana pada titik tersebut, Seling Putus. Bahasa umumnya, Tarik Putus.

2. Breaking Strength yaitu Batas Kekuatan Maksimum sebuah Seling, dimana pada titik tersebut, Seling Putus. Sering disamakan dengan Breaking Load.

3. Working Load Limit yaitu Batas aman beban kerja yang boleh diaplikasikan pada sebua Seling. disebut juga kekuatan atau Kapasitas Seling.

4. Safe Working Load yaitu Batas Aman Beban Kerja yang diaplikasikan Pada Seling. tergantung pada kondisi dan situasi Pengangkatan. Working Load Limit dan Safe Working Load sering kali bernilai sama.

5. Proof Load yaitu beban yang diaplikasikan pada Seling untuk menguji kekuatannya. Besarnya adalah 2 X Working Load Limit. biasanya Proof Load tercantum dalam sertifikat Mill.

6. Design Factor Sling / Safety Factor sling adalah Angka Standar yang ditetapkan untuk menjadi acuan keamanan Penggunaan Sling. Angka Safety Factor berbeda untuk setiap industri dan jenis Sling. 

7.  Effective Length adalah Panjang efektif Sling yang digunakan, kadang disebut juga Panjang jadi Wire Rope Sling

8. Talurit adalaj Wire Rope yang diberikan mata di  ujungnya. yang termasuk Talurit adalah Mechanical Spliced dan Hand Splice

9. Mechanical Splice adalah Wire Rope yang diterminasi menggunakan Ferrule dan menggunakan Mesin Press

10. Ferrule adalah Cincin Alumunium, Baja. satau Kuninngan yang dipakai nuntuk mengikat Wire Rope saat dijadikan mata Sling dengan menggunakan Mesin (Mechanical Spliced)

11. Soft Eye adalah mata Wire Rope Sling polos tanpa Lapisan Thimble / Causan

12. Thimbled Eye adalah Mata Wire Rope Sling dengan dilapis Thimble/Causan

13. Superloop Eye adalah Mata Wire Rope yang menggunakan Ferulle Baja, atau Stell Ferulle

14. Hand Splice adalah Wire Rope yan diterminasi dengan dianyam

15. Posisi Angkat adalah Posisi Sling terhadap beban yang diangkatnya

16. Sudut Angkat adalah sudut yang tercipta pada Sling yang memiliki lebih dari satu kaki, atau Multi Leg Slings, Karena saat dipakai untuk mengangkat, Kaki Sling akan membentuk, dimana sudut itu mempengaruhi Besar WLL/SWL sling dari WLL/SWL-nya semula.

17. Load Factor adalah Factor Pengali sudut. Merupakan Angka yang digunakan untuk mendapatkan SWL/WLL Multi Leg Sling, berdasarkan sudut yang dibentuk oleh kaki sling.

18. Termination Efficiency Ratings adalah angka Pengurangan Kapasitas karena Terminasi pada Wire Rope

19. Single Leg Sling adalah Sling Lengkap dengan Sling Aksesoris, yaitu Upper dan Lower Accessories, tapi hanya terdiri dari satu lonjor sling saja

20. Multi Leg Sling adalah Wire Rope atau Chain Sling dengan jumlah kaki lebih dari satu.

21. Fore Runner Sling adalah Sling lima kaki dengan satu kaki di atas dan empat kaki dibawah. biasanya diperuntukan untuk Offshore

22. Plain End adalah Ujung Wire Rope Sling yang tidak diterminasi

23. Seized End adalah Ujung Wire Rope diikat dengan Kawat atau Tali. agar tidak memburai

24. Tapper adalah Ujung Wire Rope dimatikan dengan cara diraut/dipadatkan/diruncingkan/dilas, dengan menggunakan mesin Tapper. selain lebih padat, Wire Rope yang ditapper jadi lebih mudah

25. Socketing adalah Terminasi pada ujung Wire Rope dengan menggunakan Socket

26. Spelter Socket adalah Socket yang untuk Proses Terminasinya menggunakan Timah Panas atau Resin

27. Swage Socket adalah Socket yang untuk Proses Terminasinya menggunakan mesin Hidraulik

28. Wedge Socket adalah Socket yang Proses Terminasinya adalah dengan menekuk Wire Rope, dan menjepitnya menggunakan Wire Clip ke dalam Body Socket. Socket ini adalah Terminasi non Permanen.

29. Wire Rope Bridle adalah sebutan untuk Wire Rope Sling yang dibuat mata Thimble Heavy Duty dikedua ujungnya. biasanya berukuran mulai dari 32-52 mm. paling banyak ukuran 38 mm

30. Wire Rope Towing adalah Wire Rope Sling yang dipakai untuk menarik. ada dua jenis Wire Rope Towing :

- Satu Ujung dengan mata Thimble Heavy Duty, biasanya untuk Towing yang harus disesuaikan (Adjusted)
- Dua ujung memakai Thimble Heavy Duty, biasanya Jarak Towing sudah Fix

Untuk Pertanyaan Lebih lanjut mengenai Wire Rope Seling dan Pemesanan lebih lanjut, Hubungi Staf Marketing kami di Nomor (021) 691 9595 atau dapat di Email ke marketing@asmarines.com. Kunjungi Website kami di www.asmarines.com agar mendapat informasi-informasi terupdate dan informatif mengenai Kebutuhan Perlengkapan Kapal Laut.

hubungi asmarines